Pembuatan Selai Kulit Pisang

kulit-pisang

Kulit buah pisang merupakan makanan lezat bagi ternak seperti kambing, sapi, babi, dan lain-lain. Kulit buah pisang ini bernilai gizi cukup tinggi. Secara sederhana kulit buah pisang segar dapat dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan alkohol, termasuk anggur, karena disamping mengandung gula juga mempunyai aroma yang menarik.

Kulit pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi.Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Kulit pisang juga mengandung vitamin B, yaitu, tiamin, riboflavin,niasin , dan vitamin B6 (piridoxin). Sedangkan selai sendiri mengandung vitamin dari asam sitrat yang diberikan.

Bahan yang Digunakan

  • Kulit buah pisang kepok 250 gram
  • Gula 300 gram
  • Air 300 cc
  • Asam Sitrat
  • Essens pisang 2 sendok teh
  • Soda kue

Alat yang Digunakan

  • Panci
  • Saringan
  • Wajan
  • Sendok teh
  • Gelas ukur plastik
  • Timbangan Kue
  • Kompor
  • Piring

Prosedur

1.Mengupas pisang dan memisahkan dari kulitnya

2.Mencuci hingga bersih dan tiriskan

3.Potong hingga kecil-kecil dan menimbang berat (250 gram)

4.Masukkan potongan kulit pisang dalam panci berisi air 300 cc

5.Rebus + 20 menit, tambahkan asam sitrat sedikit pada saat kulit pisang berubah warna agak kecoklataan

6.Matikan api dan biarkan air rebusan dingin selama 24 jam dan ditutup

7.Saring isi panci, masukkan air rebusan kewajan kemudian peras untuk mendapatkan sarinya

8.Masukkan air sari kulit pisang kewajan bersama isi panci tadi

9.Rebus selama 30 menit, tambahkan 300 gram gula kemudian aduk hingga mengental

10.Pada saat mengental, tambahkan sedikit soda dan essens untuk mendapatkan rasa yang lezatkulit-pisang

Kulit buah pisang merupakan makanan lezat bagi ternak seperti kambing, sapi, babi, dan lain-lain. Kulit buah pisang ini bernilai gizi cukup tinggi. Secara sederhana kulit buah pisang segar dapat dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan alkohol, termasuk anggur, karena disamping mengandung gula juga mempunyai aroma yang menarik.

Kulit pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi.Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Kulit pisang juga mengandung vitamin B, yaitu, tiamin, riboflavin,niasin , dan vitamin B6 (piridoxin). Sedangkan selai sendiri mengandung vitamin dari asam sitrat yang diberikan.

Bahan yang Digunakan

Kulit buah pisang kepok 250 gram

Gula 300 gram

Air 300 cc

Asam Sitrat

Essens pisang 2 sendok teh

Soda kue

Alat yang Digunakan

Panci

Saringan

Wajan

Sendok teh

Gelas ukur plastik

Timbangan Kue

Kompor

Piring

Prosedur

1.Mengupas pisang dan memisahkan dari kulitnya

2.Mencuci hingga bersih dan tiriskan

3.Potong hingga kecil-kecil dan menimbang berat (250 gram)

4.Masukkan potongan kulit pisang dalam panci berisi air 300 cc

5.Rebus + 20 menit, tambahkan asam sitrat sedikit pada saat kulit pisang berubah warna agak kecoklataan

6.Matikan api dan biarkan air rebusan dingin selama 24 jam dan ditutup

7.Saring isi panci, masukkan air rebusan kewajan kemudian peras untuk mendapatkan sarinya

8.Masukkan air sari kulit pisang kewajan bersama isi panci tadi

9.Rebus selama 30 menit, tambahkan 300 gram gula kemudian aduk hingga mengental

10.Pada saat mengental, tambahkan sedikit soda dan essens untuk mendapatkan rasa yang lezat

Kulit buah pisang merupakan makanan lezat bagi ternak seperti kambing, sapi, babi, dan lain-lain. Kulit buah pisang ini bernilai gizi cukup tinggi. Secara sederhana kulit buah pisang segar dapat dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan alkohol, termasuk anggur, karena disamping mengandung gula juga mempunyai aroma yang menarik.

Kulit pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi.Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Kulit pisang juga mengandung vitamin B, yaitu, tiamin, riboflavin,niasin , dan vitamin B6 (piridoxin). Sedangkan selai sendiri mengandung vitamin dari asam sitrat yang diberikan.

Bahan yang Digunakan

  • Kulit buah pisang kepok 250 gram
  • Gula 300 gram
  • Air 300 cc
  • Asam Sitrat
  • Essens pisang 2 sendok teh
  • Soda kue

Alat yang Digunakan

  • Panci
  • Saringan
  • Wajan
  • Sendok teh
  • Gelas ukur plastik
  • Timbangan Kue
  • Kompor
  • Piring

Prosedur

1.Mengupas pisang dan memisahkan dari kulitnya

2.Mencuci hingga bersih dan tiriskan

3.Potong hingga kecil-kecil dan menimbang berat (250 gram)

4.Masukkan potongan kulit pisang dalam panci berisi air 300 cc

5.Rebus + 20 menit, tambahkan asam sitrat sedikit pada saat kulit pisang berubah warna agak kecoklataan

6.Matikan api dan biarkan air rebusan dingin selama 24 jam dan ditutup

7.Saring isi panci, masukkan air rebusan kewajan kemudian peras untuk mendapatkan sarinya

8.Masukkan air sari kulit pisang kewajan bersama isi panci tadi

9.Rebus selama 30 menit, tambahkan 300 gram gula kemudian aduk hingga mengental

10.Pada saat mengental, tambahkan sedikit soda dan essens untuk mendapatkan rasa yang lezat

Selamat mencoba.. 🙂




>